PERAYAAN-PERAYAAN

Ada cukup banyak perayaan-perayaan yang ada di Alkitab, dibawah ini adalah beberapa keterangan dari perayaan tersebut:

Rosh Hashanah Hari yang dianggap sangat suci di Yerusalem, dimulai dengan Tahun Baru (Rosh Hashanah) pada hari pertama bulan Tishri. Orang Yahudi religius pergi ke laut dan secara simbolis melempar dosa mereka tahun yang lalu ke dalam lautan ampunan Tuhan.

Perayaan Sangkakala Perayaan Sangkakala memanggil umat Allah untuk komit­men baru dalam pemberian korban dan dedikasi pada pelayanan suci (lihat Bil. 29:1-6).

Hari Perdamaian Hari Perdamaian (Yom Kippur) dirayakan pada hari kesepuluh Tishri lihat Ini. 23:26-32; Ibr. 9:7). Allah memisahkan hari ini untuk pertobatan dan doa terus menerus. Itu lebih merupakan hari puasa daripada perayaan. Itu adalah hari di mana Pencipta menyuruh puasa dari matahari tenggelam sampai matahari tenggelam keesokan harinya.

Perayaan Pondok Daun Perayaan Pondok Daun digambarkan dalam Nehemia 8:13-18 , Zak. 14:16, dan Yoh. 7:2. Berlangsung selama tujuh hari, sebuah perayaan untuk pemeliharaan Tuhan. Hari kedelapan adalah puncak kegembiraan , Perayaan Bersorak dalam Firman ( Taurat Simchat).

Perayaan Tabernakel adalah saat yang meriah dengan nyanyian , tarian , pesta, memberi, dan bersyukur pada yang Mahakuasa atas kecukupan, perlindungan, dan bimbingan dalam kehidupan setiap orang. Alkitab berkata hari ini adalah hari tanpa kecemasan, ketakutan, kemarahan, atau kekhawatiran.

Paskah (Hari Raya Roti Tidak Beragi ). Paskah Perjanjian Lama ini dilakukan pada musim semi untuk memperingati bagaimana umat Allah dilepaskan dari Mesir; Yesus disalibkan dalam perayaan ini, sebuah simbol atas pengorbananNya bagi penebusan dosa kita. Paskah yang kita rayakan sebagai orang Kristen berasal dari perayaan Paskah Yahudi. (Lihat terutama Kel. 12:43- 13:10; Mat. 26:17-20.)

Pentakosta (Buah Pertama; Minggu-minggu) Perayaan ini berlangsung lima puluh hari setelah Paskah. Pada jaman Perjanjian Lama dirayakan untuk mengingat pemberian Sepuluh Perintah Tuhan pada Musa di atas loh batu. Setelah Yesus disalibkan, kita merayakannya sebagai turunnya hukum kasih baru yang ditanamkan ke dalam hati kita orang percaya oleh Roh Kudus. Atau hari turunnya Roh Kudus. Pentakosta juga dianggap sebagai hari lahir gereja Kristen. (Lihat terutama Ul. 16:9-12; Kis. 2.)

Sabat Setiap hari Sabat dianggap sebagai hari pesta dan perayaan, hari di mana Tuhan memerintahkan beristirahat dari pekerjaan dan me­makainya untuk menyembah Tuhan untuk mem­perbaharui kekuatan fisik, rohani, dan kreativitas umatNya. Hari Sabat orang Yahudi dimulai pada hari Jum'at ketika matahari terbenam, dan berlangsung sampai awal malam hari Sabtu. (Setelah ke­bangkitan Yesus pada hari Minggu, orang Kristen mulai bertemu untuk menyembah Tuhan pada hari Minggu.)

Perayaan Lain Perayaan lain yang tercatat adalah Purim (Ester 9:18-21) dan Hanukkah atau Pentahbisan Bait Allah (disebut juga Perayaan Cahaya ) (Yoh. 10:22). Perayaan Natal kita berakar dari tradisi Hanukkah. Dalam kasihNya, Allah menyediakan hari-hari raya ini selama setahun untuk memberi penyegaran yang diperlukan oleh anak-anakNya.

 

Kembali ke Index Referensi

Kembali ke Homepage