15.  Jikalau Yesus itu Allah, mengapa Ia tidak menyelamatkan diri Nya di atas kayu salib?

Jika Yesus tidak mati di atas kayu salib, maka tak seorangpun dari kita yang selamat. Kita semua telah berdosa dan Alkitab berkata bahwa upah dosa adalah maut. Yesus mati sebagai pengganti kita Ia datang ke dalam dunia dengan maksud dan tujuan itu.

Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini. (Yohanes 12:27 TB)

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. (Roma 3:23 TB)

Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. (Roma 6:23 TB)

Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu. Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. (Roma 5:11-12 TB)

Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus. (Roma 5:15 TB)

. . . supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. (Roma 5:21 TB)

 

Kembali ke Index (Yesus)